Senin, 20 Februari 2012
Rabu, 15 Februari 2012
Sebelum Renang kenali Air dulu.
Adaptasi Postur
Kunci keberhasilan yang ke dua adalah adaptasi postur tubuh.
Layaknya bayi yang baru lahir, dia akan beradaptasi dengan dunia baru yaitu daratan.
Saat ini pun kita harus beradaptasi lagi dengan lingkungan air.
Sebenarnya banyak sekali teknik adaptasi postur di air, namun saya akan memberikan dasar paling utamanya saja yang sering kali kurang diperhatikan oleh sebagian kita.
Yang pertama..
Apakah setiap kali mengapung dengan posisi terlungkup, kaki anda tenggelam ?
Jika ya, coba koreksi posisi kepala anda..
Kesalahan kecil namun berdampak besar yang dilakukan oleh pemula, adalah berusaha melihat depan.
Ini menyebabkan kepala sedikit menengadah sehingga tulang belakang tertekan ke bawah.
COBA LAKUKAN DENGAN MELIHAT KE DASAR KOLAM, ANDA AKAN MERASAKAN PERBEDAANNYA
Yang kedua..
Apakah setiap kali mengapung dengan posisi terlentang, kaki anda tenggelam?
Jika ya, sekali lagi koreksi posisi kepala anda.
Kesalahan yang sering terjadi kerena berusaha melihat kaki..
COBALAH MELIHAT KE ATAS, DAN USAHAKAN TELINGA MASUK KE DALAM AIR, ANDA AKAN MERASAKAN PERBEDAANNYA
Yang ketiga….
Apakah anda sulit mengapung saat melakukan treading water, padahal buoyancy anda positif?
Coba rubah pola fikir anda..
Banyak sekali perenang saat melakukan treading water, berusaha agar seluruh kepala bahkan bahu keatas berada di atas permukaan air.
Khusus yang ini saya sulit menjelaskannya karena berhubungan dengan hukum-hukum fisika seperti archimedes, tekanan, buoyancy dll.
Tapi intinya, gunakan pelampung alamiah kita yaitu paru-paru dengan se maksimal mungkin
COBALAH MERUBAH LEVEL PERMUKAAN AIR MENJADI HANYA SEBATAS DAGU, ANDA AKAN MERASAKAN PERBEDAANNYA
Masih banyak bentuk adaptasi postur yang harus dipahami, namun itu semua pengembangan dari ketiga teknik di atas.
Silahkan mencoba, Jangan lupa untuk berdoa, peregangan dan pemanasan sebelum masuk kolam renang.
Yang paling penting, di saat anda belajar hendaknya ditemani oleh pelatih pribadi, teman atau saudara anda..
Kunci keberhasilan yang ke dua adalah adaptasi postur tubuh.
Layaknya bayi yang baru lahir, dia akan beradaptasi dengan dunia baru yaitu daratan.
Saat ini pun kita harus beradaptasi lagi dengan lingkungan air.
Sebenarnya banyak sekali teknik adaptasi postur di air, namun saya akan memberikan dasar paling utamanya saja yang sering kali kurang diperhatikan oleh sebagian kita.
Yang pertama..
Apakah setiap kali mengapung dengan posisi terlungkup, kaki anda tenggelam ?
Jika ya, coba koreksi posisi kepala anda..
Kesalahan kecil namun berdampak besar yang dilakukan oleh pemula, adalah berusaha melihat depan.
Ini menyebabkan kepala sedikit menengadah sehingga tulang belakang tertekan ke bawah.
COBA LAKUKAN DENGAN MELIHAT KE DASAR KOLAM, ANDA AKAN MERASAKAN PERBEDAANNYA
Yang kedua..
Apakah setiap kali mengapung dengan posisi terlentang, kaki anda tenggelam?
Jika ya, sekali lagi koreksi posisi kepala anda.
Kesalahan yang sering terjadi kerena berusaha melihat kaki..
COBALAH MELIHAT KE ATAS, DAN USAHAKAN TELINGA MASUK KE DALAM AIR, ANDA AKAN MERASAKAN PERBEDAANNYA
Yang ketiga….
Apakah anda sulit mengapung saat melakukan treading water, padahal buoyancy anda positif?
Coba rubah pola fikir anda..
Banyak sekali perenang saat melakukan treading water, berusaha agar seluruh kepala bahkan bahu keatas berada di atas permukaan air.
Khusus yang ini saya sulit menjelaskannya karena berhubungan dengan hukum-hukum fisika seperti archimedes, tekanan, buoyancy dll.
Tapi intinya, gunakan pelampung alamiah kita yaitu paru-paru dengan se maksimal mungkin
COBALAH MERUBAH LEVEL PERMUKAAN AIR MENJADI HANYA SEBATAS DAGU, ANDA AKAN MERASAKAN PERBEDAANNYA
Masih banyak bentuk adaptasi postur yang harus dipahami, namun itu semua pengembangan dari ketiga teknik di atas.
Silahkan mencoba, Jangan lupa untuk berdoa, peregangan dan pemanasan sebelum masuk kolam renang.
Yang paling penting, di saat anda belajar hendaknya ditemani oleh pelatih pribadi, teman atau saudara anda..
Materi Renang.
Materi yang diajarkan
Mengenal sifat air
Mengenal potensi tubuh
Adaptasi pernapasan
Adaptasi postural
Teknik drownproofing
Teknik recovery saat di air
Teknik menghemat tenaga saat di air
Teknik mengatasi panik saat di air
Teknik mengatasi kram otot saat di air
Teknik dasar mengayuh untuk berenang
Teknik renang gaya dada
.
Lama latihan
4 kali pertemuan, tiap pertemuan berdurasi 2 jam (paket private)
5 kali pertemuan, tiap pertemuan berdurasi 2 jam (paket semi private)
.
Tempat dan waktu
Menyesuaikan dengan klien
Mengenal sifat air
Mengenal potensi tubuh
Adaptasi pernapasan
Adaptasi postural
Teknik drownproofing
Teknik recovery saat di air
Teknik menghemat tenaga saat di air
Teknik mengatasi panik saat di air
Teknik mengatasi kram otot saat di air
Teknik dasar mengayuh untuk berenang
Teknik renang gaya dada
.
Lama latihan
4 kali pertemuan, tiap pertemuan berdurasi 2 jam (paket private)
5 kali pertemuan, tiap pertemuan berdurasi 2 jam (paket semi private)
.
Tempat dan waktu
Menyesuaikan dengan klien
Rabu, 01 Februari 2012
Memilih Rumah dengan harga murah.
Dijual rumah bangunan baru beserta perabot lux di wilayah Sulfat kota Malang. Rumah berada di kawasan perumahan yang asri dan nyaman. Rumah mempunyai fasilitas keamanan 24 jam dan semua perabotan untuk keperluan tinggal sudah tersedia. Cukup bawa baju saja sudah bisa tinggal di rumah ini.
Fasilitas: dekat minimarket dan fitness center, dekat pos satpam, dekat masjid, ada play ground area di lingkungan perumahan.
Spesifikasi:
Luas tanah 117 m2
Luas bangunan 80 m2
Kamar tidur 2
Kamar mandi 2
Dapur
Perabotan lengkap: tv, lemari es, kolam kecil, 2 ac, dapur+kichen set, wallpaper, interior mewah
Listrik 1300
PDAM
Pagar
Taman
SHM
Fasilitas: dekat minimarket dan fitness center, dekat pos satpam, dekat masjid, ada play ground area di lingkungan perumahan.
Spesifikasi:
Luas tanah 117 m2
Luas bangunan 80 m2
Kamar tidur 2
Kamar mandi 2
Dapur
Perabotan lengkap: tv, lemari es, kolam kecil, 2 ac, dapur+kichen set, wallpaper, interior mewah
Listrik 1300
PDAM
Pagar
Taman
SHM
Ir.Gede.Manukee,Pengembang Perumahan .
Meneruskan artikel saya yang telah lalu tentang alasan menekuni usaha properti, banyak yang berpendapat bahwa bisnis developer properti sarat dengan modal dan manajemen yang kompleks.
Tidak ada yang salah dengan pendapat tersebut, apalagi apabila kita mengacu kepada pengusaha sekelas Ciputra, Agung Podomoro, Bakrie Land atau bahkan Donald Trump.
Bahkan tidak jarang ada yang berpendapat bahwa bisnis developer properti adalah bisnis keturunan atau warisan. Sebelum lebih jauh, saya coba sarikan dari buku The Property Developer, buku yang tidak dijual bebas di toko-toko buku, tentang dasar-dasar alasan menekuni bisnis developer properti. Antara lain :
Properti adalah Sektor Riil
Sektor riil adalah sektor bisnis yang fundamental untuk pembangunan sebuah negara karena tingkat penyerapan tenaga kerja, investasi jangka panjang sehingga mendorong peningkatan dari sisi konsumsi serta investasi dan perekonomian akan bergerak.
Properti adalah salah satu sektor riil dengan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak sehingga bisa meningkatkan perekonomian suatu negara. Walau tidak cepat, tetapi cukup berhasil.
Lebih 100 Bisnis Terkait di Dalamnya
Bisnis developer properti juga mendorong bisnis-bisnis lainnya, seperti yang tertulis di KOMPAS edisi 22 Oktober 2009 yang menggambarkan 104 bisnis yang terkait di dalam bisnis properti.
Modal Relatif Kecil
Dalam benak mayoritas orang, bisnis property membutuhkan modal yang sangat besar. Misal, modal membangun 1 rumah sebesar 60 juta, jika 1 kawasan terdapat 10 rumah maka butuh modal 600 juta! Belum lagi untuk pembelian lahan, pembangunan fasilitas dan sebagainya.
Jika cara berhitungnya demikian, tidak salah. Namun sebenarnya modal besar tersebut bisa disiasati dengan negosiasi. Intinya berbagi beban modal, entah dengan pemilik tanah, investor, kontraktor bangunan, supplier material, konsumen dan sebagainya.
Teknisnya? Jika ada waktu dan kesempatan, insya Allah akan saya rinci pada tulisan berikutnya. Atau jika anda sudah tidak sabar, silakan baca buku The Property Developer.
Manajemen yang Sederhana
Manajemen developer properti bisa disiasati dengan manajemen yang sederhana. Sekarang kan jamannya outsourching, bung. Nah, banyak pekerjaan yang bisa anda limpahkan kepada tenaga ahli yang sesuai bidangnya.
Misalnya, ketika memulai perencanaan bisnis, anda bisa gunakan jasa konsultan perencanaan dan arsitek. Memasuki pekerjaan pembangunan, anda bisa serahkan pekerjaan ini kepada kontraktor bangunan. Bahkan saat pemasaran, anda bisa gunakan jasa marketing agent.
Dari segi biaya, beban biaya tetap dapat ditekan. Dari sisi biaya variabel cenderung meningkat dan sisi positifnya biaya menjadi lebih pasti. Begitu pula target keuntungan lebih pasti. Anda tinggal memposisikan diri sebagai manajemen developer yang bertugas sebagai pengatur atau pengelola pekerjaan-pekerjaan yang dikerjakan oleh tenaga-tenaga ahli.
Mudah, Bisa Dikerjakan oleh Orang dengan Berbagai Latar Belakang
Coba anda cek ke beberapa perusahaan developer, tak jarang anda temui latar belakang pengusahanya berbeda dengan bidang yang digelutinya.
Kuncinya, anda harus pandai bermanajemen yang baik. Karena pada kenyataannya, seorang pengusaha adalah pengatur atau pengelola pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan oleh orang lain yang terkait dengan bisnisnya.
Semoga pada kesempatan lain saya bisa merinci poin-poin diatas. Akan lebih bagus jika anda membaca langsung buku The Property Developer dimana anda akan belajar kepada ahlinya di bidang bisnis developer properti yang sudah terbukti berhasil.
Tidak ada yang salah dengan pendapat tersebut, apalagi apabila kita mengacu kepada pengusaha sekelas Ciputra, Agung Podomoro, Bakrie Land atau bahkan Donald Trump.
Bahkan tidak jarang ada yang berpendapat bahwa bisnis developer properti adalah bisnis keturunan atau warisan. Sebelum lebih jauh, saya coba sarikan dari buku The Property Developer, buku yang tidak dijual bebas di toko-toko buku, tentang dasar-dasar alasan menekuni bisnis developer properti. Antara lain :
Properti adalah Sektor Riil
Sektor riil adalah sektor bisnis yang fundamental untuk pembangunan sebuah negara karena tingkat penyerapan tenaga kerja, investasi jangka panjang sehingga mendorong peningkatan dari sisi konsumsi serta investasi dan perekonomian akan bergerak.
Properti adalah salah satu sektor riil dengan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak sehingga bisa meningkatkan perekonomian suatu negara. Walau tidak cepat, tetapi cukup berhasil.
Lebih 100 Bisnis Terkait di Dalamnya
Bisnis developer properti juga mendorong bisnis-bisnis lainnya, seperti yang tertulis di KOMPAS edisi 22 Oktober 2009 yang menggambarkan 104 bisnis yang terkait di dalam bisnis properti.
Modal Relatif Kecil
Dalam benak mayoritas orang, bisnis property membutuhkan modal yang sangat besar. Misal, modal membangun 1 rumah sebesar 60 juta, jika 1 kawasan terdapat 10 rumah maka butuh modal 600 juta! Belum lagi untuk pembelian lahan, pembangunan fasilitas dan sebagainya.
Jika cara berhitungnya demikian, tidak salah. Namun sebenarnya modal besar tersebut bisa disiasati dengan negosiasi. Intinya berbagi beban modal, entah dengan pemilik tanah, investor, kontraktor bangunan, supplier material, konsumen dan sebagainya.
Teknisnya? Jika ada waktu dan kesempatan, insya Allah akan saya rinci pada tulisan berikutnya. Atau jika anda sudah tidak sabar, silakan baca buku The Property Developer.
Manajemen yang Sederhana
Manajemen developer properti bisa disiasati dengan manajemen yang sederhana. Sekarang kan jamannya outsourching, bung. Nah, banyak pekerjaan yang bisa anda limpahkan kepada tenaga ahli yang sesuai bidangnya.
Misalnya, ketika memulai perencanaan bisnis, anda bisa gunakan jasa konsultan perencanaan dan arsitek. Memasuki pekerjaan pembangunan, anda bisa serahkan pekerjaan ini kepada kontraktor bangunan. Bahkan saat pemasaran, anda bisa gunakan jasa marketing agent.
Dari segi biaya, beban biaya tetap dapat ditekan. Dari sisi biaya variabel cenderung meningkat dan sisi positifnya biaya menjadi lebih pasti. Begitu pula target keuntungan lebih pasti. Anda tinggal memposisikan diri sebagai manajemen developer yang bertugas sebagai pengatur atau pengelola pekerjaan-pekerjaan yang dikerjakan oleh tenaga-tenaga ahli.
Mudah, Bisa Dikerjakan oleh Orang dengan Berbagai Latar Belakang
Coba anda cek ke beberapa perusahaan developer, tak jarang anda temui latar belakang pengusahanya berbeda dengan bidang yang digelutinya.
Kuncinya, anda harus pandai bermanajemen yang baik. Karena pada kenyataannya, seorang pengusaha adalah pengatur atau pengelola pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan oleh orang lain yang terkait dengan bisnisnya.
Semoga pada kesempatan lain saya bisa merinci poin-poin diatas. Akan lebih bagus jika anda membaca langsung buku The Property Developer dimana anda akan belajar kepada ahlinya di bidang bisnis developer properti yang sudah terbukti berhasil.
Langganan:
Postingan (Atom)




